Translate

Sabtu, 07 Juli 2018

Cak Habib : Cerita secangkir teh dan ilmu bayan (Cerbung)

"Malam gelap menyapaku dengan air sejuk yang menyapu malamku"

Sruput terdengar di mulut seorang santri yang asik dengan teh hangat "enak betul teh iki" dan kitab yang membahas tentang ilmu bayan (salah satu cabang pembahasan ilmu balagah) yang ia telaah.
Malam itu begitu sunyi hanya terdengar hewan malam, kata demi kata dan kalimat-kalimat yang ada pada buku itu begitu membius perhatianku, tak sadar ternyata malam sudah begitu larut namun ketika ingin menutup kitab yang aku baca, syair terakhir yang aku baca ini yaitu:
الحب كالخمر لكن ليس كمثله
"Cinta seperti khamar akan tetapi bukan sepertinya." bagitulah kira-kira artinya.
Entah kenapa diri ini begitu perhatian dengan perkataan tersebut seolah jantung ini berdetak saat membacanya, namun lamunanku hilang dan ku ucap istigfar, ku buang jauh-jauh dari pikiran tersebut.
Selapas menutup kitabnya aku mengambil air wudhu dan melakukan sholat hajat dan beranjak untuk tidur sebelum tidur ku teringat dengan syair tersebut. Sontak aku langsung menepis pemikiran tentang cinta pada syair tersebut dan berdoa dan tidur.


---------------------@@@@@--------------------------------


Seorang perempuan ayu cantik berpakaian muslim putih melihat kearahku dan menyapaku
"Assalaamu'alaikum. Akhi" salam perempuan tersebut.
Aku terheran dan terpukau
"Wa'alaikumussalaam Ukhti" jawabku sambil tergagap dan aku.... (cerita bersambung)

#MTs Al-Ishlah Tarumajaya
#Moh.Ibnu Sholah